Tips Keputihan
- Basuh dengan air bersih dari arah depan
kebelakang (dari arah vagina ke anus) untuk menghindari masuknya kuman
dan jamur dari daerah anus kedalam vagina
- Hindari penggunaan bilasan vagina (vaginal douche) agar keseimbangan asam vagina tetap seimbang.Bilasan vagina (vaginal douche)
dapat digunakan setelah berhubungan intim untuk mengembalikan keasaman
vagina, karena biasanya sperma laki-laki bersifat basa. Apabila ingin
menggunakan sabun, gunakan sabun bayi yang ber-pH netral.
- Gunakan air yang berasal dari kran jika
berada di toilet umum, hindari penggunaan air yang berasal dari tempat
penampungan karena menurut penelitian air yang ditampung di toilet umum
dapat mengandung bakteri dan jamur.
- Sediakan selalu tissue untuk mengeringkan
bagian luar organ intim setelah buang air kecil atau besar. (Hal ini
dapat diajarkan kepada anak, sejak berusia 6 tahun agar dapat menjaga
kebersihan organ intim mereka sendiri sejak dini).
- Hindari penggunaan pantyliner
beraroma (parfum) atau secara terus menerus setiap hari karena dapat
menyebabkan iritasi kulit. Pantyliner hanya digunakan saat mengalami
keputihan saja, selalu mempersiapkan celana dalam lebih untuk ganti.
- Ganti pembalut segera jika terasa ada
gumpalan darah diatas pembalut yang sedang dipakai, agar terhindar dari
bakteri dan jamur.
- Hindari pembalut yang mengandung gel karena dapat menimbulkan iritasi dan rasa gatal
Keputihan
No categories found.
Cari Tahu dan Berbagi
No categories found.
Your Favorite Articles
View All Favorites
No popular members found.
No popular articles found.