- Home
- Kanker Payudara
- Solusi Kanker Payudara
Solusi Kanker Payudara
Yang Harus Dilakukan Jika Terdiagnosa Kanker Payudara
Penanganan dan pengobatan penyakit kanker payudara
tergantung dari tipe dan stadium yang dialami penderita. Di Indonesia,
pada umumnya seseorang baru diketahui menderita penyakit kanker payudara
setelah menginjak stadium lanjut, hal ini disebabkan kurangnya
pengetahuan atau rasa malu sehingga terlambat untuk diperiksakan ke
dokter atas kelainan yang dihadapinya. Kunci keberhasilan dalam
menanggulangi kanker payudara adalah mendapatkan penanganan yan tepat
sedini mungkin dan memastikan kepatuhan dalam menjalani pengobatan.
- PEMBEDAHAN
Pada kanker payudara yang diketahui sejak dini, maka pembedahan adalah tindakan yang tepat. Secara garis besar, ada 2 kategori tindakan pembedahan atau operasi kanker payudara diantaranya:- Pengangkatan sebagian payudara yang terdiri dari:
- Lumpektomi, yaitu operasi pengangkatan benjolan dan jaringan sekitar benjolan pada payudara
- Quadrantektomi (disebut pula mastektomi parsial / segmental), yaitu operasi pengangkatan sebagian dari payudara yang lebih besar daripada lumpektomi.
- Mastektomi yang terdiri dari:
- Mastektomi total, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara saja, tetapi bukan kelenjar di ketiak.
- Mastektomi radikal termodifikasi, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara dan sebagian dari kelenjar getah bening di ketiak
- Mastektomi radikal, yaitu operasi pengangkatan seluruh payudara, kelenjar getah bening di ketiak, dan juga otot dinding dada di bawah payudara.
- Pengangkatan sebagian payudara yang terdiri dari:
- RADIOTHERAPY (PENYINARAN/RADIASI), yaitu proses penyinaran pada daerah yang terkena kanker dengan menggunakan sinar X dan sinar gamma yang bertujuan membunuh sel kanker yang masih tersisa di payudara setelah operasi. Tindakan ini mempunyai efek samping seperti tubuh menjadi lemah, nafsu makan berkurang, serta Hb dan leukosit cenderung menurun sebagai akibat dari radiasi sehingga perlu terapi untuk mengatasi efek samping.
- CHEMOTHERAPY merupakan proses pemberian obat-obatan anti kanker dalam bentuk kapsul atau pemberian melalui infus yang bertujuan untuk membunuh sel kanker dimanapun berada, sebanyak 6 siklus dengan interval waktu 3 minggu setiap siklusnya. Sistem ini diharapkan mencapai target pada pengobatan kanker yang kemungkinan telah menyebar ke bagian tubuh lainnya. Dampak dari chemotherapy, pasien dapat mengalami mual dan terkadang muntah, rambut rontok, sel darah merah dan sel darah putih menurun, serta nafsu makan menurun
- TERAPI HORMON, atau yang lebih dikenal sebagai Terapi anti-estrogen yang sistem kerjanya memblok kemampuan hormon estrogen yang ada dalam menstimulus perkembangan kanker pada payudara.
- TERAPI TARGET (TARGETING THERAPY). Sebagian sel kanker mempunyai reseptor yang apabila bergabung dengan faktor pertumbuhan akan menyebabkan kanker terus berkembang. Saat ini banyak obat diproduksi yang bertujuan untuk membunuh sel kanker melalui cara menghambat reseptor tersebut sehingga reseptor tidak dapat bekerja. Obat ini disebut dengan terapi target.
Sumber: www.cancer.org
====
Pengobatan Setelah Melalui Terapi Kanker Payudara (7)
Perempuan yang pernah mengalami pengobatan kanker payudara harus terus
melanjutkan rutinitas pendeteksian dan terapi. Tidak menutup kemungkinan
bagi para survivor kanker payudara untuk dapat timbul kembali sel-sel kankernya. Oleh sebab itu:
- Lakukan SADARI setiap bulannya.
- Lakukan skrining mammogram setahun sekali.
- Jangan lewatkan pemeriksaan rutin dengan dokter. Frekuensi konsultasi dokter akan berkurang bila dinyatakan bersih dari kanker.
- Konsultasikan pada dokter mengenai kemungkinan alternatif terapi lain untuk mencegah kanker payudara kembali, misalnya dengan diberikan terapi hormonal.
- Kepatuhan mengkonsumsi obat: para survivor dianjurkan untuk mengkonsumsi obat sesuai dengan rekomendasi dokter terutama bagi mereka yang telah memasuki masa menopause. Salah satu obat yang dapat dikonsumsi adalah obat terapi hormon yang dapat memblok produksi estrogen. Obat ini bekerja sebagi terapi kanker payudara lanjut bagi perempuan menopause.


