Keputihan | OAB | Kanker Payudara | Kenali Penyakit Umum dan Pencegahannya | Peduliperempuan.com - http://www.peduliperempuan.com
Konsumsi Ketamin Picu Gangguan Berkemih
http://www.peduliperempuan.com/articles/88/1/Konsumsi-Ketamin-Picu-Gangguan-Berkemih/Page1.html
Oleh PWC Author
Published on 23.11.11
 
Dalam tiga tahun terakhir, setidaknya lima laporan telah mengingatkan komunitas urologi terhadap spektrum gejala saluran kandung kemih bagian bawah yang dihubungkan dengan konsumsi ketamin bukan untuk tujuan pengobatan.

Sebuah studi menemukan bahwa penyalahgunaan jangka panjang obat dari kelompok ketamin (kadang disebut Special K) dapat mengubah fungsi kandung kemih, yang dapat menyebabkan gejala-gejala yang mengganggu seperti urgensi (keinginan berkemih yang tak bisa tertahankan) dan sakit pada panggul.

Gejala tersebut dapat bertahan hingga setahun atau lebih setelah seseorang berhenti menggunakan ketamin, demikian menurut Dr. Siu-king Mak dari The Chinese University of Hong Kong dan koleganya. Mereka mempublikasikan temuan tersebut pada Journal of Urology edisi Agustus.

"Perubahan fungsi ini kemungkinan akan kembali normal selama satu tahun setelah tidak  menggunakan ketamin,” kata Dr Mak.

Penyalahgunaan ketamin, sebuah anestesi kuat, meningkat di banyak negara. Penggunaan berulang dari obat ini dihubungkan dengan masalah mental seperti halunasi dan gangguan daya ingat, kemampuan berpikir dan konsentrasi. Obat tersebut juga bisa menyebabkan tekanan darah tinggi.

Dalam tiga tahun terakhir, setidaknya lima laporan telah mengingatkan komunitas urologi terhadap spektrum gejala saluran kandung kemih bagian bawah yang dihubungkan dengan konsumsi ketamin bukan untuk tujuan pengobatan, kata Dr Mak dan koleganya menekankan dalam laporannya.

Gangguan yang kemungkinan muncul antara lain sakit saat  berkemih, keinginan berkemih yang tak tertahankan baik disertai mengompol atau tidak, dan adanya darah di urin, juga sering kali dengan peradangan pembuluh darah di kandung kemih.

Peneliti mensurvei 66 responden berusia antara 13-25 tahun dengan riwayat penggunaan ketamin. Kira-kira tiga perempat responden adalah laki-laki. Fungsi saluran kemih bagian bawah dievaluasi menggunakan “Kuesioner Sakit Panggul, Urgensi dan Frekuensi” juga diukur dengan sonogram dan aliran berkemih.

Pengguna aktif ketamin rata-rata menghabiskan 12,5 gram per minggu, dengan variasi besar dan maksimum penggunaan maksimal per minggu sebanyak 64 gram.

Dr. Mak dan koleganya menemukan bahwa penggunaan ketamin tiga atau lebih tiap minggunya dihubungkan dengan disfungsi saluran kemih bagian bawah yang dapat terukur.

"Ini merupakan laporan pertama yang menunjukkan hubungan penyalahgunaan ketamin dan pemburukan fungsi kandung kemih,” ujar Dr Mak.

Referensi: Reuters Health. Ketamine abuse may lead to bladder damage, pain. http://www.reuters.com/article/2011/07/08/us-ketamine-bladder-idUSTRE7676QQ20110708. Diakses 2 Agustus 2011

PWC/-/Article_OAB_August 2011/POA 2/10082011