Keputihan | OAB | Kanker Payudara | Kenali Penyakit Umum dan Pencegahannya | Peduliperempuan.com - http://www.peduliperempuan.com
Gen Memainkan Peran Kunci dalam Kondisi Mengompol
http://www.peduliperempuan.com/articles/86/1/Gen-Memainkan-Peran-Kunci-dalam-Kondisi-Mengompol/Page1.html
Oleh PWC Author
Published on 17.11.11
 
Mengompol sangat umum, khususnya di kalangan perempuan. Kira-kira satu dari tiga perempuan terkena keadaan tersebut di beberapa titik dalam hidupnya.

Mengompol sangat umum, khususnya di kalangan perempuan. Kira-kira satu dari tiga perempuan terkena keadaan tersebut di beberapa titik dalam hidupnya.

Mengompol, kandung kemih overaktif (overactive bladder) dan gejala saluran kemih bagian bawah dapat disebabkan oleh faktor-faktor seperti usia tua, kelebihan berat badan, kehamilan dan melahirkan, stroke serta gangguan neurologis lainnya.

"Mengompol disebabkan oleh faktor kombinasi," kata ginekolog Anna Lena Wennberg, salah satu peneliti. "Kami sudah tahu bahwa ada faktor keturunan, tapi sekarang kami telah mampu menunjukkan untuk pertama kalinya betapa penting komponen genetik untuk berbagai jenis gangguan saluran kemih."

Komponen genetik memainkan peran penting dalam kondisi mengompol, demikian diungkapkan sebuah penelitian yang dilakukan pada anak kembar.

Bekerja sama dengan Swedish Twin Registry di Institut Karolinska di Stockholm, studi ini mengamati lebih dari 25.000 kembar Swedia berusia 20 hingga 46. Informasi tentang mengompol, overactive bladder dan gejala saluran kemih bagian bawah lainnya dianalisis menggunakan metode statistik yang mengukur seberapa banyak perbedaan pada orang-orang yang disebabkan oleh variasi genetik.

Dengan membandingkan prevalensi gejala-gejala pada kembar identik, yang memiliki gen identik, dan kembar non-identik, yang berbagi setengah dari materi genetik mereka, para peneliti mampu menarik kesimpulan tentang signifikansi relatif dari faktor genetik dan lingkungan.

"Pada kondisi mengompol ini kami melihat bahwa lebih dari setengah variasi (51 persen) dapat dijelaskan oleh faktor genetik," kata Wennberg.

"Ini tidak berarti bahwa setengah dari semua orang dengan kondisi mengompol mewarisinya dari orang tua mereka, tapi kira-kira 50 persen dari kerentanan untuk terjadi mengompol dapat dijelaskan oleh gen mereka."

Gen juga ternyata menjadi bermakna untk kebutuhan bangun di malam hari untuk buang air kecil. Dalam kasus ini, sekitar sepertiga (34 persen) dari populasi memiliki penjelasan genetik.

Wennberg tidak percaya bahwa ada gen tunggal untuk kondisi mengompol, melainkan ada sejumlah gen yang memainkan peran. Gen ini bergabung dengan berbagai faktor lingkungan atau faktor lain yang akan meningkatkan risiko mengompol.

Mengompol adalah kondisi multifaktorial, dan sementara kita sekarang tahu bahwa banyak variasi pada orang-orang diturunkan melalui gen, pengobatan akan terus fokus pada faktor-faktor lingkungan yang lebih mudah untuk dikontrol, seperti merokok dan kelebihan berat badan."

Referensi: MedIndia. Genes Play Key Role in Urinary Incontinence. http://www.medindia.net/news/Genes-Play-Key-Role-in-Urinary-Incontinence-83317-1.htm and http://www.medindia.net/news/Genes-Play-Key-Role-in-Urinary-Incontinence-83317-2.htm.  Diakses 1 September 2011.

PWC/-/Article_OAB_September 2011/POA2/07092011