- Home
- Hot News
- Kanker Payudara
- Obesitas, Pemicu Utama Kanker Payudara
Obesitas, Pemicu Utama Kanker Payudara
- Oleh PWC Author
- Published 29.09.11
- Kanker Payudara
Para peneliti dari Cancer Research UK mengungkapkan bahwa pemicu terbesar di balik penyebab kanker payudara adalah obesitas, lalu diikuti oleh alkohol dan kemudian rokok.
Hasil studi terbaru yang dipublikasikan di British Journal of Cancer menunjukkan bahwa obesitas harus menjadi faktor risiko teratas kanker payudara. Kondisi ini juga dipengaruhi oleh gaya hidup kaum perempuan.
Data yang ada menunjukkan bahwa mayoritas perempuan terkena kanker payudara hormon, yang berarti pertumbuhannya didorong oleh hormon. Dengan banyaknya lemak yang disimpan dalam tubuh akan meningkatkan kadar hormon tersebut.
Studi menemukan, perempuan menopause dengan tingkat estrogen dan testosteron yang tinggi, memiliki 2-3 kali risiko kanker payudara dibandingkan dengan perempuan yang memiliki kadar hormon rendah.
Tim peneliti dari Oxford University yang didanai oleh Cancer Research UK mempelajari hampir 6.300 perempuan pasca menopause dan mencari faktor-faktor yang membuat seseorang lebih rentan mengembangkan kanker payudara dibanding yang lain.
"Ini merupakan studi penting karena membantu menunjukkan bagaimana berat badan dan alkohol mempengaruhi kadar hormon, sehingga membantu perempuan memahami hal-hal apa saja yang bisa mempengaruhi risiko kanker payudara," ujar Dr Julie Sharp dari Cancer Research UK.
Dr Sharp mengungkapkan risiko penyakit memang bisa dipengaruhi oleh riwayat keluarga dan usia, tapi perempuan harus tahu bahwa ada faktor-faktor risiko lain yang bisa dimodifikasi untuk membantu mengurangi risiko penyakit.
"Memelihara berat badan yang sehat dan mengurangi konsumsi alkohol adalah kunci untuk mengurangi risiko kanker payudara, dan perempuan harus disarankan akan hal itu," ujarnya.
Referensi: BBC Health News. Obesity 'leading driver' of breast cancer. http://www.bbc.co.uk/news/health-14202383. Diakses 1 Agustus 2011.
PWC/Article_Breast Cancer_August 2011/POA2/10082011


